Latar Belakang

Internet merupakan salah satu media komunikasi yang paling banyak digunakan oleh hampir semua teknologi terutama perangkat komputer. Jaringan internet menghubungkan banyak perangkat komputer untuk saling berkomunikasi satu dengan lainnya sehingga lalu lintas data yang ada pada jaringan internet sangat padat.

Komunikasi data yang sangat banyak tersebut perlu dilakukan pemantauan atau monitoring untuk menghindari tindak kejahatan yang mungkin terjadi pada penggunaan teknologi internet. Salah satu tool atau sistem yang paling sering digunakan untuk melakukan monitoring jaringan internet adalah Intrusion Detection System (IDS). IDS tersebut melakukan monitoring jaringan internet berdasarkan rule atau atauran-aturan yang telah ditetapkan administrator pada saat konfigurasi begitu juga dengan alamat IP spesifik dari jaringan internet yang dipantau, hasil monitoring berupa log-log informasi mengenai paket data yang berhasil dipantau, log tersebut dapat disimpan pada folder sistem atau dapat juga disimpan pada database. Hasil log IDS tersebut yang menjadi bahan kajian bagi para administrator jaringan untuk melakukan analisa lebih lanjut. Namun pada sistem IDS ini masih dijumpai permasalahan dan kendala yaitu data yang dihasilkan IDS masih dalam bentuk text-based yang tentunya masih menyulitkan administrator untuk menganalisa dan mendapatkan informasi dari data tersebut, sehingga perlu adanya sebuah aplikasi antar muka yang mampu menjembatani antara sistem IDS dan administrator. Beberapa aplikasi antar muka yang mampu menyajikan data-text-based tersebut kedalam bentuk tampilan yang lebih variatif adalah Snorby yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Ruby dan Perl, ACID/BASE yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP namun tidak memanfaatkan framework. Untuk memenuhi kebutuhan monitoring perlu dibangun dan dikembangkan lagi aplikasi antar muka yang sesuai dengan kebutuhan administrator sehingga kegiatan monitoring dan analisa data pada jaringan internet menjadi sebuah pekerjaan yang menyenangkan.

Permasalahan lain yang menjadi landasan pengembangan iMonitoring ialah teknologi yang dimiliki oleh beberapa Intrution Detection yang ada saat ini (signature based) dirasa masih belum bisa untuk memenuhi kebutuhan administrator akan sebuah teknologi IDS yang muktahir, namun juga tidak bisa disingkirkan fakta bahwa teknologi IDS yang ada saat sudah cukup membantu administrator untuk melakukan analisa traffic jaringan internet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s